Bupati Sabu Raijua Bersama TPID Pantau Stok dan Harga Beras serta Minyak Goreng
JURNAL POLISI.NET, MENIA - Menghadapi ancaman Krisis Pangan serta Inflasi sebagai dampak dari persoalan ekonomi dunia, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) selalu melakukan rapat koordinasi dengan semua Kepala Daerah dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID).
Hal ini dilakukan demi mendorong setiap daerah agar mampu melakukan terobosan dalam upaya peningkatan ekonomi kreatif guna menghadapi krisis pangan global tersebut.
Seperti halnya Pemkab Sabu-Raijua dalam upaya mengantisipasi, nampak dalam pantauan awak media, Bupati Sabu-Raijua, Drs. Nikodemus N.Rihi Heke., M.Si., bersama TPID lakukan pengecekkan harga serta stok komoditi pangan seperti beras dan minyak goreng, Pada Senin, (13/02/2023), Sekitar Pukul 09.00 WITA.
Nikodemus Rihi Heke kepada wartawan menjelaskan bahwa,
"Mendagri meminta kepada seluruh Kepala Daerah dan TPID untuk memperhatikan secara sungguh-sungguh harga dan stok barang kebutuhan pokok terutama beras, minyak goreng dan sayur-sayuran yang mudah mengalami perubahan harga." Bebernya
Masih menurutnya bahwa, "Mendagri juga menegaskan kepada seluruh Kepala Dinas Perdagangan (Perindag) di semua daerah agar perlu melakukan pemantauan terhadap harga pasar dan ketersediaan minyak." Tandasnya
Diketahui bahwa setelah selesai vicon dengan Menteri Dalam Negeri, Bupati Sabu Raijua Drs. Nikodemus N.Rihi Heke., M.Si. yang di dampingi Kepala Dinas PM PTSP Sabu Raijua Lagabus Pian bersama TPID langsung melakukan pantauan kelapangan untuk melakukan pemantauan harga dan stok barang kebutuhan di beberapa distributor seperti Tanjung Mas, Bulog Sabu-Raijua dan Pertokoan Seba.(EM)