Sebanyak 1800 Bintara Polisi Ikut Pendidikan SIP Angkatan ke 54 Tahun 2025



JURNAL POLISI.NETSUKABUMI - Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri, Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si, secara resmi membuka Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi (SIP) Angkatan ke 54 Tahun 2025 Gelombang 1  di Lapangan Soetadi Ronodipuro Setukpa Lemdiklat Polri, Pada Kamis (06/03/2025).


Pelaksanaan upacara pembukaan pendidikan SIP angkatan 54 tahun 2025 Gelombang 1 ini, dihadiri oleh Senior Police Commissioner, Nakanishi Akira dari JICA, Wakalemdiklat Polri Irjen Pol. Dr. Eko Budi Sampurno, M.Si, Para Karo Lemdiklat Polri Kasetukpa Brigjen Pol Dirin, S.I.K.,M.H, yang diikuti  oleh 1.800 orang Siswa, terdiri dari 1.650 orang Siswa Polisi Laki laki (Polki) 150 orang Siswa Polisi wanita (Polwan) dan Siswa khusus Intelijen Angkatan 10, tahun 2025 sebanyak 50 orang Siswa yang mengikuti secara virtual.


Selain itu, pelaksanaan Upacara ini, dihadiri pula oleh Karo Renmin Baintelkam Polri melalui Zoom Meeting, Kapusdokkes Polri atau yang mewakili, Karodalpers SSDM Polri, Karopers TNI/Polri Setmil Presiden, Direktur Intelkam Polda Jabar melalui Zoom Meeting, Kapusdik Intelijen, Kapolres Sukabumi Kota, Wakil Walikota Sukabumi, Perwakilan Kodim 0607 Sukabumi, Perwakilan Kejari dan Ketua Pengadilan Negeri Kota Sukabumi.


Kalemdiklat Polri, Komjen Pol Prof. Dr. Chryshnanda Dwilaksana, M.Si, mengawali amanatnya menyampaikan, ucapan selamat kepada seluruh Siswa peserta didik yang telah berhasil melewati tahapan seleksi yang sangat ketat dan kompetitif sehingga dapat lulus dan terpilih untuk mengikuti Pendidikan Sekolah Inspektur Polisi di Setukpa Lemdiklat Polri.


"Untuk tahun ini saudara sekalian akan menempuh Pendidikan selama 4 (Empat) bulan. Mulai dari Maret sampai dengan Juli 2025, diikuti oleh 1.800 orang, terdiri dari Siswa Polisi Laki laki 1.650 Orang, Siswa Polisi Wanita 150 orang, dan Siswa Khusus Intelijen berjumlah 50 orang," ujarnya.


Dikatakan oleh Kalemdiklat Polri, bahwa Proses Pendidikan selama 4 (Empat) bulan ini merupakan waktu yang sangat singkat untuk mengubah mental seorang Bintara menjadi mental seorang Perwira. 


"Hal tersebut tidaklah mudah, untuk itu Lemdiklat Polri mengajarkan, melatih dan mengembangkan First Line Supervisor Policing di Setukpa. Oleh sebab itu tanamkan tekad dan komitmen yang kuat dari dalam diri  peserta didik untuk memperoleh bekal maupun keterampilan yang memadai dan bermanfaat dalam pelaksanaan tugas di lapangan nantinya," jelas Jenderal Polisi Seniman ini.


Selanjutnya Jenderal Polisi Bintang Tiga ini mengatakan Nantinya kalian akan di didik dan diberi bekal kompetensi menjadi seorang Perwira yang Mahir, Terpuji, Patuh Hukum dan Unggul, sehingga dapat menjadi tauladan bagi anggota nantinya, Baik dari sikap maupun perilaku.




"Tidak ada alasan bagi peserta didik untuk bersikap malas. Akan tetapi harus penuh semangat belajar untuk meningkatkan ilmu pengetahuan berbasis moralitas dan literasi untuk menjadi perwira yang profesional, cerdas, bermoral dan modern sesuai dengan harapan masyarakat ", pesan Kalemdiklat Polri.


Tema pendidikan Polri tahun ini adalah membangun keutamaan Pendidikan Polri untuk mewujudkan Polisi sebagai penjaga kehidupan, pembangunan peradaban dan pejuang kemanusiaan. Dengan program unggulan Kampus integritas, Kampus modern berbasis Smart campus dan Kampus unggul serta Kampus hijau, sehat dan bahagia.


"Seorang pemimpin itu bukan dilahirkan, namun diciptakan oleh kondisi dan tantangan yang rumit, karenanya bagi seorang pemimpin, passion menjadi kekuatannya. passion disini dipahami atas tekad dan keyakinannya akan keutamaan dan keniscayaan yang akan dicapai dengan sikap tahan menderita dan berani menghadapi segala tantangan maupun penderitaan dengan bangga, gembira dan penuh rasa cinta ", ungkap Komjen Pol Chryshnanda Dwilaksana.


Jenderal Polisi bintang tiga di pundak itu menekankan kepada seluruh peserta didik untuk meningkatkan keimanan, dan ketaqwaan, persiapkan fisik dan mental selama mengikuti pendidikan, hindari pelanggaran sekecil apapun dan patuhi seluruh peraturan dan ketentuan yang ditetapkan oleh lembaga.


Pertahankan sikap disiplin, penuh semangat dan tekad yang kuat, serta motivasi yang tinggi bahwa tujuan berada di lembaga untuk belajar, berlatih dan menempa diri. Bangun komunikasi yang interaktif dan konstruktif antar sesama peserta didik dengan pelatih, pengasuh dan seluruh unsur pelaksana pendidikan, sehingga terjalin hubungan yang solid dan harmonis. 


"Hindari segala bentuk persaingan tidak sehat dan perbuatan yang bersifat transaksional, juga tanamkan sikap responsif dan ikhlas dalam setiap proses belajar, sehingga ilmu yang diberikan oleh Gadik maupun instruktur benar benar dapat diserap oleh Siswa,"tegasnya.


Sebelum mengakhiri amanatnya, Kalemdiklat Polri berpesan kepada para Gadik dan pengasuh, saya berpesan agar laksanakan proses pendidikan dan pembelajaran yang baik dan benar agar nantinya peserta didik menjadi Polisi yang mahir, terpuji, patuh hukum dan unggul, agar kelak menjadi Perwira sejati yang dipercaya oleh masyarakat sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban dan pejuang kemanusiaan. ****

Sebelumnya
Berikutnya

Ads Atas Artikel

Ads Tengah Artikel 1

Ads Tengah Artikel 2